Banyak orang tua yang merasa senang bila anaknya lebih gemuk daripada anak lain seusianya.Selain memiliki image bahwa lebih gemuk berarti lebih sehat, tentu sangat lucu dan meggemaskan memiliki anak yang montok ya Moms.
Namun hati-hati, bahaya obesitas mengintai buah hati anda!
Obesitas atau yang lebih dikenal dengan kegemukan, adalah bentuk gangguan akibat kelebihan kalori yang tersimpan dalam tubuh.
Terjadi akibat konsumsi makanan yang mengandung jumlah karbohidrat dan lemak yang tinggi atau berlebih, namun tidak diimbangi dengan pengeluaran energi, seperti aktifitas fisik.
Pola makan yang kurang baik dari orang tua dapat membuat anak juga mengalami obesitas, karena mengikuti pola yang sama.
Lingkungan juga dapat memberikan kontribusi membuat anak menjadi obesitas. Anak yang tinggal di pedesaan, jarang yang mengalami obesitas, karena aktifitas mereka yang cukup menguras energi, seperti bermain bola, layang-layang, atau berenang di sungai.
Sedangkan anak perkotaan, lebih rentan terkena obesitas, karena kurangnya (kalau tidak bisa dikatakan tidak adanya) tempat bermain, sehingga anak-anak cenderung menghabiskan waktunya menonton televisi atau bermain video game.
Tingginya tingkat ekonomi juga memberi masyarakat kota kesempatan untuk megkonsumsi makanan cepat saji yang banyak mengandung lemak serta minuman bersoda yang bergula tinggi.
Obesitas pada anak akan sangat berbahaya, karena dikaitkan dengan beberapa penyakit metabolik seperti diabetes mellitus, hipertensi, penyakit jantung, dan gangguan pernafasan.
Bagaimana cara orang tua untuk mengatasi kegemukan pada si kecil? Walaupun diet ketat pada balita tidak diajurkan, namun kontrol terhadap pola makan dan pola hidup tetap sangat diperlukan. Setidaknya agar berat badan si kecil sesuai dengan tinggi dan usianya.Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
1. Batasi konsumsi junk food dan makanan olahan dan kemasan lain seperti keripik. Makanan tersebut selain mengandung kalori yang sangat tinggi, juga banyak kandungan lemak jenuh yang membahayakan tubuh.
2. Batasi minuman bersoda. Minuman ini mengandung gula yang tinggi.
3. Beri cemilan berupa buah-buahan atau jus buah daripada keripik, es krim, atau cake.
4. Perbanyak kegiatan luar ruangan, seperti olah raga bersama, berenang, bersepeda, atau futsal adalah beberapa olah raga yang cocok dilakukan di daerah perkotaan. Karena aman dan fasilitas ruangnya banyak ditemukan.5. Kontrol asupan kalori pada setiap makanan yang dikonsumsi si kecil. Anda bisa membuat variasi dengan mengganti jenis sumber makanan lain yang lebih baik, seperti sumber vitamin dan serat.
Happy healthy..
kesehatan anak
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)