Showing posts with label menyusui. Show all posts
Showing posts with label menyusui. Show all posts
Monday, March 14, 2016
Mengapa Bayi Tidak Mau Menyusu, Apa Yang Moms Dapat Lakukan?
Monday, March 14, 2016
Beberapa ibu muda mengeluhkan anaknya yang sangat sulit untuk menyusu. Hal ini tentu membuat orang tua menjadi panik dan dapat mengakibatkan gagalnya pemberian ASI eksklusif, karena khawatir asupan bayi mereka kurang yang membuatnya dehidrasi ataupun gagal tumbuh.
Untuk itu, perlu diketahui dulu beberapa penyebab mengapa bayi menjadi tidak mau menyusu, diantaranya:
1. Masalah teknik menyusui. Teknik menyusui yang salah dapat membuat aliran ASI menjadi tidak lancar sehingga bayi menjadi marah kemudian malas menyusu.
2. Bingung puting. biasanya terjadi pada bayi yang sudah pernah diberikan susu formula melalui botol, shingga bayi bingung saat harus menyusu langsung melalui payudara ibu.
3. Akibat nyeri yang didapat selama proses persalinan, terutama saat persalinan menggunakan alat seperi vacum.
4. Aliran ASI yang terlalu deras atau malah tersumbat. ASI yang terlalu deras dapat membuat bayi sering tersedak dan membuatnya terganggu saat menyusu.
Hal itu tentu sangat mengganggu kenyamanan bayi. demikian pula aliran ASI yang terhambat akibat payudara yang bengkak juga membuat bayi tidak dapat menghisap susu sebanyak yang diinginkannya, dan membuat bayi ngambek untuk menyusu lagi
5. Bayi sakit, seperti pilek atau sariawan.
6. Suasana yang tidak nyaman bagi bayi, seperti terlalu ramai.
7. Pemberian susu dengan penjadwalan, yang membuat bayi dalam keadaan sudah terlalu lapar, sehingga marah.
8. Adanya kelainan anatomi pada lidah.
Lalu apa yang dapat moms lakukan?
Segera cari penyebab yang mungkin membuat bayi menjadi malas atau tidak mau menyusu.
Perbaiki teknik menyusui anda, terutama pada perlekatannya.
Kondisi psikologis ibu yang panik atau putus asa semakin memperburuk keadaan, karena membuat produksi ASI dapat berkurang.
Konsultasikan dengan dokter atau konselor laktasi untuk menemukan masalah dan memecahkannya sesegera mungkin.
Apakah Makanan Ibu Menyusui Berpengaruh ke Bayi?
Monday, March 14, 2016
Beberapa makanan memang sangat mempengaruhi kesehatan bayi anda, Moms. untuk itu, ibu menyusui diharapkan untuk menghindari makanan berikut:
1. Minuman berkafein, seperti cokelat, kopi. kafein akan membuat bayi menjadi rewel dan tidak tenang.
2. Minuman beralkohol.
3. Makanan yang mengandung MSG (Monosodium lumatamat) yang berlebihan.
4. Obat-obatan, terutama antibiotik dan anti kanker.
5. Apabila anda atau keluarga memiliki riwayat alergi, diharapkan berhati-hati mengkonsumsi produk susu, sepertu susu, keju, yoghurt. Makanan dan minuman yang berasal dari susu akan membuat pencernaan bayi menjadi tidak nyaman.
6. Makanan yang mengandung gas, seperti kol atau minuman bersoda.
7. Makanan yang beraroma sangat kuat, seperti durian, juga akan mempengaruhi konsumsi ASI bayi anda.
Wednesday, January 6, 2016
Metode Penyimpanan Asi Perah
Wednesday, January 06, 2016
Bagaimana cara menyimpan asi perah yang aman?Masih banyak para moms yang menanyakan tentang cara menyimpan dan mengolah asi perah.
Metode penyimpanan asi perah diperlukan bagi para ibu yang tidak dapat menyusui bayinya secara langsung, dikarenakan berbagai sebab.
Berikut beberapa hal yang perlu diketahui ibu dalam menyiapkan dan penyimpanan asip:
1. Selalu biasakan untuk mencuci tangan sebelum memerah atau mempersiapkan asi.
2. Pastikan wadah asi telah bersih dan kering.
Wadah penyimpan asi dapat berupa botol kaca yang berpenutup rapat, atau plastik khusus yang bebas kandungan bisphenol A (BPa).
Tempat penyimpanan asi harus dicuci dengan air panas dan sabun, serta dikeringkan sebelum diisi dengan asi perah.
3. Sesuaikan jumlah asi dalam 1 wadah penyimpanan dengan kebutuhan bayi dalam 1x minum.
4. Beri label tanggal saat asi diperah dan disimpan.
5. Gunakan asi yang lebih dulu disimpan.
6. Usahakan asi habis dalam 1x pemberian. Jangan menyimpan sisa asi yang sudah dikonsumsi untuk jadwal minum berikutnya.
7. Jangan mencampurkan asi yang telah dibekukan dengan asi yang baru diperah dalam 1 wadah.
8. Hindari mengocok asi perah, karena akan merusak komponen gizinya.
9. Sisakan ruang sekitar 2,5 cm dalam botol wadah penyimpan asi, karena volume asi akan meningkat saat beku
10. Simpan asi pada bagian freezer lemari es. Jangan letakkan pada bagian pintu lemari es.
Cara menghangatkan asip.
1. Pastikan anda mengambil asip yang bertanggal perah paling awal.
2. Asi yang masih beku, harus diturunkan dahulu dari freezer ke bagian lemari es bawah selama 1 malam sampai asip telah mencair seluruhnya, baru kemudian dihangatkan.
3. Bila telah mencair, rendam asi dalam wadah berisi air hangat selama beberapa menit hingga suhunya sesuai untuk diberikan pada bayi.4. Jangan memanaskan asi langsung diatas kompor.
5. Jangan menghangatkan asip dalam mikrowave. Selain merusak komponen asip, juga akan terbentuk titik-titik panas yang dapat melukai mulut bayi.
6. Untuk mengecek suhu asip, teteskan pada pergelangan tangan anda.
7. Berikan asip yang sudah dihangatkan dalam waktu 24 jam. Jangan membekukan ulang asip yang sudah dihangatkan.
Berikut anjuran lama penyimpanan asip.
- Meja (suhu ruangan max. 25°C) lama penyimpanan 6-8 jam.- Cooling bag tertutup (-15-4°c) lama penyipanan 24 jam.
- Lemari es (4°c) lama penyimpanan 5 hari.
- Freezer lemari es 1 pintu (-15°c) lama penyimpanan 2 minggu.
- Freezer lemari es 2 pintu (-18°c) lama penyimpanan 3-6 bln.
- Freezer dengan pintu diatas (-20°c) dapat disimpan selama 6-12 bln.
Simpan asip pada bagian belakang lemari es yang suhunya paling stabil.
Bila asip disipan lebih lama dari waktu yang dianjurkan, asip tetap aman dan dapat diberikan pada bayi, walaupun kualitasnya sudah menurun karena kandungan lemaknya mulai terdegradasi.
Subscribe to:
Posts (Atom)





