Wednesday, September 10, 2014

5 Cara Simpel Menghitung Usia Kehamilan

BAGIKAN TULISAN INI:

Menentukan usia kehamilan sangat penting untuk mengetahui waktu perkiraan kelahiran bayi, serta kesehatan janin dalam kandungan.

Usia kehamilan umumnya dihitung dalam satuan minggu, dengan kelipatan 4. Misalnya 20 minggu untuk usia kehamilan 5 bulan, 24 minggu utuk usia 6 bulan, dan seterusnya.

Satuan minggu digunakan karena jumlah harinya yang tetap yaitu sebanyak 7 hari, berbeda dengan bulan yang hitungan harinya tidak tetap, bisa 30 atau 31 hari.

Sepanjang kehamilan, yang rata-rata adalah sekitar 9 bulan atau 36-40 minggu, dibagi menjadi 3 masa yang disebut trimester.

Trimester 1 adalah saat usia 1 minggu hingga 13 minggu. Trimester 2, saat usia kehamilan 14-26 minggu. Trimester 3 adalah usia kehamilan 27-40 minggu.


Cara menghitung usia kehamilan dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:

1. Menentukan hari pertama haid terakhir (HPHT).

Perhitungan ini mendekati akurat bila digunakan pada wanita yang memiliki siklus haid teratur, antara 28-30 hari.

Keuntungan lain metode ini yaitu dapat dipakai untuk menentukan kapan perkiraan waktu kelahiran si kecil ke dunia.

Cara perhitungan HPHT yaitu dengan menentukan kapan hari pertama anda haid di siklus terakhir sebelum diketahui positif hamil.

Tanggal dari HPHT di tambah 7 (+7), bulan HPHT dikurangi 3 (-3), sedangkan tahun ditambah 1 (+1).

Misalnya HPHT anda jatuh pada tanggal 6 bulan 9 tahun 2014. Maka perkiraan kelahiran si kecil adalah :

6+7 =13
9-3 = 6
2014 + 1 = 2015.

Jadi perkiraan kelahiran si kecil adalah tanggal 13 bulan 6 tahun 2015.

2. Cara mengetahui usia kehamilan yang berikutmya, yaitu dengan pemeriksaan USG.

Cara pemeriksaan USG adalah cara yang paling akurat dalam menetukan usia kehamilan dan perkiraan lahir. Dilakukan dengan mengukur lingkar kepala, lingkar perut, dan panjang tulang.
Pemeriksaan USG dapat dilakukan oleh spesialis obgin maupun dokter yang terlatih.

3. Kalender kehamilan.

Kalender yang disusun dengan perhitungan mirip HPHT, namun sudah berbentuk tabel, sehingga memudahkan orang tua untuk melihat perkiraan kelahiran bayi. Sangat mudah dan praktis digunakan ole masyarakat awam.

4. Mengukur tinggi fundus/ puncak rahim.

Dilakukan oleh dokter atau bidan saat ibu melakukan periksaan kehamilan.

5. Dengan merasakan gerakan janin.

Bagi ibu yang mengalami kehamilan pertama, gerakan janin dapat dirasakan saat usia kehamilan memasuki minggu ke 18-20 minggu. Bagi ibu yang menjalani usia kehamilan ke dua atau seterusnya, gerakan janin mulai dirasakan saat usia kandungan 16-18 minggu.


Makin besar usia kehamilan, makin keras gerakan yang dirasakan oleh ibu.
Absennya gerakan janin juga dapat dijadikan indikator adanya kegawatan janin.



No comments:

Post a Comment